Powered By Blogger

Daftar Isi


Showing posts with label Robot. Show all posts
Showing posts with label Robot. Show all posts

Friday, March 4, 2011

Manuver Perdana Robot Pesawat Jet Tempur Siluman, X-47B


Aksi salah satu sosok dalam sebuah film seringkali membuat banyak orang di dunia terinspirasi untuk menuangkan dalam bentuk karya-karyanya. Hanya berselang enam tahun setelah penayangan sebuah film Stealth, sebuah perusahaan Northrop Grumman dikabarkan baru saja telah berhasil mengembangkan tipe robot pesawat tempur siluman pertama di dunia dan diberi nama X-47B. Robot pesawat siluman yang dikendalikan tanpa awak ini, telah berhasil menyelesaikan uji layak terbangnya selama 29 menit di atas ketinggian 5000 kaki dan mendarat dengan mulusnya di Edwards Air Force Base yang berlokasi di California, Amerika Serikat.
Tipe robot X-47B merupakan sebuah proyek rahasia atas kerjasama perusahaan Northrop Grumman dengan angkatan laut Amerika Serikat yang telah menelan dana sebesar 635.000.000 USD atau sekitar 6,35 Biliun rupiah. Robot pesawat jet tanpa awak ini mempunyai rentang dan daya yang lebih besar untuk melakukan aksi lepas landas dari sebuah kapal induk, dilengkapi amunisi bom yang dikendalikan laser dan mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara.
Uji layak terbang yang telah berlangsung lebih dari setahun ini merupakan sebuah langkah awal untuk memperagakan sosok terbaru dari tipe robot pesawat jet tempur siluman yang pertama di dunia. Dan usut punya usut ternyata tipe robot ini kabarnya baru akan digunakan untuk keperluan militer pada tahun 2013 yang akan datang.
X-47B ini mampu melakukan penerbangan dengan  kecepatan puncak “High Subsonic”, yang katanya jauh lebih cepat dibandingkan dengan UAV seperti pesawat Predator dan pesawat Reaper yang telah ada sebelumnya. Kedua sayap pesawat yang mirip seperti sayap kalelawar  ini memiliki panjang 62,1 feet (18.9280 meter), bermuatan maksimum 4500 pound (2 ton lebih), dilengkapi dengan sejumlah sistem sensor dan jangkauan lebih dari 2100 mil laut (3379,6224 km). Yang lebih hebatnya lagi, robot pesawat jet tempur ini dapat dikendalikan secara jarak jauh (remote) ataupun diprogram lebih lanjut guna keperluan sebuah misi tertentu.
Dibekali dengan kemampuan terbang lebih dari 40.000 feet atau sekitar 12.192 meter, robot ini dapat digunakan sebagai pesawat mata-mata atau pesawat intai untuk misi intelejen, penyerangan secara presisi dan mendeteksi rudal balistik yang ada. Sebelum diuji coba untuk peberbangan menggunakan kapal induk, robot pesawat ini juga dijadwalkan bakal akan ada lagi uji penerbangan tambahan lagi di Naval Air Station Patuxent River.
Selain tipe X-47B ini, kabarnya masih ada kendaraan udara tempur tak berawak lainnya yang akan segera menyusul diuji coba yakni pesawat tempur siluman tak berawak Taranis milik Inggris.  Dan kabarnya juga akan diuji coba pada tahun 2011 ini.
Berikut cuplikan video penerbangan perdana X-47B ini
»»  Read More...

Atlas & Cheetah, Prototip Robot Militer Yang Super Tangguh



Keberadaan pasukan robot yang tangguh dan siap tempur yang biasanya hanya kita saksikan di film-film action hollywood, tampaknya sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Bayangkan saja, seakan terinpirasi dengan sosok robot humanoid di film Terminator dan robot binatang seperti di film Transformer, kabarnya Militer Amerika Serikat kini tengah berupaya merealisasikan keberadaan mereka dalam kehidupan nyata.
Mungkin ini masih sebuah permulaan, tapi apa yang telah dilakukan oleh militer Amerika tersebut boleh jadi merupakan suatu awal terobosan yang besar. Ya, bagaimana tidak, kabarnya militer Amerika telah menugaskan produksi robot tentara bipedal dan berkaki empat yang bisa berlari lebih cepat dari manusia.
Pengembangannya sendiri berada di bawah naungan Maximum Mobility and Manipulation program milik Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). Program ini bertujuan untuk menciptakan kerangka ilmiah yang meningkat secara signifikan guna rancangan yang cepat dan produksi sistem robot serta meningkatkan mobilitas dan manipulasi robot terbesar terhadap lingkungan alam sekitarnya. Selain diperuntukkan bagi keperluan militer dan perang, robot-robot ini juga bisa digunakan untuk bidang-bidang yang lainnya seperti pertanian, pemadam kebakaran, maupun layanan darurat.
Untuk merealisasikan semua itu, pihak DARPA telah mengikat kontrak kerja sama dengan Boston Dynamic yang juga sebelumnya pernah sukses mengembangkan robot binatang berkaki empat yang dikenal dengan BigDog. Seperti yang dilaporkan oleh Boston Herald, proyek kerjasama ini diperkirakan menelan nilai jutaan dolar dengan jangka waktu selama 4 tahun. Dan sejauh ini, Boston Dynamic sendiri telah ditugaskan untuk mengembangkan robot humanoid bernama Atlas dan robot binatang berkaki empat bernama Cheetah yang ditargetkan kelar dalam jangka waktu 20 bulan.
Sejauh pengembangan yang sedang berlangsung, kabarnya robot Cheetah mampu kuat berjalan dalam kondisi apapun. Selain masih mengeluarkan suara yang bising, robot ini ternyata juga hanya mampu berlari di bawah kecepatan yang diharapkan. Dan bahkan Marc Raibert selaku President Boston Dynamic sendiri, menegaskan kalau untuk mencapai kesempurnaan tampaknya robot tersebut masih memerlukan waktu.
Sementara itu, robot Atlas yang memiliki dua buah lengan, dua kaki dan dapat berjalan tegak  mirip seperti prototip anthropomorphic Petman yang pernah ada sebelumnya. Robot jenis ini didesain untuk menyelip ke ruangan yang sempit dan menggunakan tangannya untuk bergerak cepat pada medan yang terjal.
Berikut adalah cuplikan video salah satu robot yang masih dikembangkan tersebut.



Sumber : click here



»»  Read More...

Saturday, January 29, 2011

Perkembangan Robot

200px-toyota_robot_at_toyota_kaikan
Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produksi. Penggunaan robot lainnya termasuk untuk pembersihan limbah beracun, penjelajahan bawah air dan luar angkasa, pertambangan, pekerjaan “cari dan tolong” (search and rescue), dan untuk pencarian tambang. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput.
Ketika para pencipta robot pertama kali mencoba meniru manusia dan hewan, mereka menemukan bahwa hal tersebut sangatlah sulit; membutuhkan tenaga penghitungan yang jauh lebih banyak dari yang tersedia pada masa itu. Jadi, penekanan perkembangan diubah ke bidang riset lainnya. Robot sederhana beroda digunakan untuk melakukan eksperimen dalam tingkah laku, navigasi, dan perencanaan jalur. Teknik navigasi tersebut telah berkembang menjadi sistem kontrol robot otonom yang tersedia secara komersial; contoh paling mutakhir dari sistem kontrol navigasi otonom yang tersedia sekarang ini termasuk sistem navigasi berdasarkan-laser dan VSLAM (Visual Simultaneous Localization and Mapping) dari ActivMedia Robotics dan Evolution Robotics.
Ketika para teknisi siap untuk mencoba robot berjalan kembali, mereka mulai dengan heksapoda dan platform berkaki banyak lainnya. Robot-robot tersebut meniru serangga dan arthropoda dalam bentuk dan fungsi. Tren menuju jenis badan tersebut menawarkan fleksibilitas yang besar dan terbukti dapat beradaptasi dengan berbagai macam lingkungan, tetapi biaya dari penambahan kerumitan mekanikal telah mencegah pengadopsian oleh para konsumer. Dengan lebih dari empat kaki, robot-robot ini stabil secara statis yang membuat mereka bekerja lebih mudah. Tujuan dari riset robot berkaki dua adalah mencapai gerakan berjalan menggunakan gerakan pasif-dinamik yang meniru gerakan manusia. Namun hal ini masih dalam beberapa tahun mendatang.
Masalah teknis lain yang menghalangi penerapan robot secara meluas adalah kompleksitas penanganan obyek fisik dalam lingkungan alam yang tetap kacau. Sensor taktil dan algoritma penglihatan yang lebih baik mungkin dapat menyelesaikan masalah ini. Robot Online UJI dari University Jaume I di Spanyol adalah contoh yang bagus dari perkembangan yang berlaku dalam bidang ini.
Belakangan ini, perkembangan hebat telah dibuat dalam robot medis, dengan dua perusahaan khusus, Computer Motion dan Intuitive Surgical, yang menerima pengesahan pengaturan di Amerika Utara, Eropa dan Asia atas robot-robotnya untuk digunakan dalam prosedur pembedahan minimal. Otomasi laboratorium juga merupakan area yang berkembang. Di sini, robot benchtopdigunakan untuk memindahkan sampel biologis atau kimiawi antar perangkat seperti inkubator, berupa pemegang dan pembaca cairan. Tempat lain dimana robot disukai untuk menggantikan pekerjaan manusia adalah dalam eksplorasi laut dalam dan eksplorasi antariksa. Untuk tugas-tugas ini, bentuk tubuh artropoda umumnya disukai. Mark W. Tilden dahulunya spesialis Laboratorium Nasional Los Alamos membuat robot murah dengan kaki bengkok tetapi tidak menyambung, sementara orang lain mencoba membuat kaki kepiting yang dapat bergerak dan tersambung penuh.
Robot bersayap eksperimental dan contoh lain mengeksploitasi biomimikri juga dalam tahap pengembangan dini. Yang disebut “nanomotor” dan “kawat cerdas” diperkirakan dapat menyederhanakan daya gerak secara drastis, sementara stabilisasi dalam penerbangan nampaknya cenderung diperbaiki melalui giroskop yang sangat kecil. Dukungan penting pekerjaan ini adalah untuk riset militer teknologi pemata-mataan.
Sumber: click here
»»  Read More...

Link Exchange/Tukar Link

Tukaran Link Yuk....
 

©  copyright 2011 powered by Second Child